Sabtu, 20 Januari 2018

Tak Hanya Tulisan, Musikpun Mengalirkan Saldo Tabungan ..


Di zaman sekarang ini banyak pemuda pemudi yang berencana menjadi enterpreneur muda dengan cara membuka peluang usaha sendiri apapun itu usahanya. Memang yang paling banyak dicari adalah peluang usaha dibidang kuliner tapi dunia musik juga tak kalah seru jika dijadikan peluang usaha. 


Misalnya, buka toko kaset boleh itu CD atau kaset biasa. Tapi memang mencari kaset seperti dahulu agak sulit, sebab zaman sekarang kebanyakan orang menggunakan Compac Disc atau CD. Nah, bagaimana cara memasarkan musik agar menjadi hasil?. Pemasaran dalam lingkungan musik dapat dilakukan diberbagai tempat seperti yang banyak dilakukan para musisi melakukan pemasaran melalui restoran cepat saji. Mereka melihat peluang yang bagus sebab kebanyakan orang selalu mengunjungi restoran cepat saji itu, tak kalah mereka juga memasarkan. Itulah sistem kerjasama.

Namun saat ini perlu juga memasarkan melalui wadahnya yang tepat seperti SAE Intitute. SAE didirikan di Australia pada tahun 1976 sebagai lembaga pendidikan teknik audio pertama di dunia. Keberhasilan awal SAE dan permintaan atas pelatihan praktis kami yang berbasis teori serta sesuai industri dengan cepat menyebabkan didirikannya kampus lain secara nasional. Pada tahun 1982, SAE memiliki kampus di Brisbane, Sydney, Melbourne, Adelaide dan Perth. Kampus Byron Bay, dibangun untuk menawarkan fasilitas audio yang tak tertandingi, dibuka pada tahun 2003.
Dari awal dibentuknya SAE dan programnya, kualifikasi pemerintah terakreditasi dan Pendidikan Tinggi telah diperkenalkan. SAE kini telah berkembang menjadi pemimpin global dalam pendidikan media kreatif. Pada tahun 2004, SAE mengakuisisi Qantm College, pendidik media digital terkemuka khusus dalam animasi, 3D game desain dan pemrograman, pengembangan web dan desain grafis.

Pada bulan Februari 2011, SAE Institute dan Sekolah Tinggi Qantm menjadi bagian dari Navitas, penyedia pendidikan global terkemuka. Keahlian terkonsolidasi dan sumber daya dari SAE, Qantm dan Navitas memastikan siswa kami memiliki keterampilan dan pengetahuan industri yang mereka butuhkan untuk karir di industri hiburan dan media kreatif. SAE juga dapat dikatakan sebagai wadah penyaluran promosi musik, selain menyalurkan bakat anak-anak untuk berdiri diindustri musik SAE institute juga mempromosikan musik serta bakat lainnya.

Selain itu dapat pula melakukan promo sebuah musik melalui YouTube. Jika Anda memiliki akun YouTube dan belum ada yang diposting, cobalah untuk memposting kegiatan Anda bermusik. Sekaligus mempromosikan musik yang Anda ciptakan. Dengan begitu, Anda dapat memasarkannya secara legal, dari mulai banyaknya yang menonton video Anda sampai men-subcribe akun. Selain dapat fans Anda akan mendapatkan saldo untuk tabungan karena sistem YouTube semakin banyak penonton Anda akan mendapat gaji. 

Pada dasarnya zaman sekarang ini banyak sekali media sosial yang dapat mempromosikan karya Anda, misalnya Instagram dari media sosial yang satu ini Anda dapat memasarkan atau mempromosikan karya Anda secara langsung karena ada bermacam-macam fitur terbaik. Gunakanlah seluruh akses media sosial, karena pengguna media sosial cenderung lebih banyak ketimbang di rumah makan cepat saji. Selain itu Anda juga harus memiliki beberapa aplikasi media sosial kemudian sambungkan ke google ADS. Sebagai blogger saya juga selalu menggunakan media sosial untuk mempromosikan beberapa macam tulisan saya, bahkan dapat menjadi referensi untuk klien sebelum memilih saya. Sebab menurut saya peran media sosial saat ini memang dibutuhkan. Karena setiap orang pasti memiliki akun media sosial yang banyak seperti Facebook, Twitter, Path, Instagram, Whatsapp Messanger, dan lain-lainnya. 

Menurut Anda mana nih yang lebih efektif untuk mempromote karya Anda??

Tidak ada komentar:

Harapan Terbesar yang Berkesan

Setiap manusia memiliki satu harapan, yang pasti tak selalu pada harta dan tahta melainkan sesuatu yang simpel seperti keberhasilan merai...