Rabu, 10 Mei 2017

Hobi dipuji, apa manfaatnya?


Hobi memotret itu hobi yang menyenangkan, apalagi memotret momen keluarga tersayang. Pasti setiap saat bahkan setiap waktu kita abadikan dengan bidikan kamera. Tapi tau kah Anda bahwa ada penyakit yang sedang mengintai keluarga?. Penyakit hati dari rasa takjub, rasa iri, dan banyak rasa lainnya. Inilah penyakit A'in, penyakit yang datangnya dari pengelihatan dan ucapan seseorang.

Tanpa kita sadari saat orang lain memuji kita, keluarga kita, bahkan anak kita disaat itulah syetan masuk dan menjadikan diri ini sombong sehingga lalai bahwa ini semua milik sang pencipta. Memang suatu kebanggaan tersendiri bagi kita jka kita dipuji oleh seseorag atau orang lainnya karena kekagumannya terhadap diri kita, hasil kinerja kita, serta kelucuan anak-anak kita. Lagi lagi ingatlah penyakit beebahaya ini sedang mengincar diri Anda.


Seperti apa sih penyakit A'in itu? A'in berasal dari bahasa arab yaitu A'inun mata atau pengelihatan. Pengelihatan orang itu memliliki tujuan yang bermacam-macam seperti tujuan dengan rasa bersyukur, tujuan karena mengaggumi, bahkan sampai tujuan memuji karena iri. Sering kali kita mendengar sebuah pujian seperti ini :

Fulan A : iih cantik banget sih sekarang
Fulan B : ah masa sih, makasih yaa

(Nah tahukah kalian diantara percakapan keduanya telah hadir syetan. Syetan dengan kesombongan diri, syetan dengan iri dengki hati sipemuji)

Fulan A : aaaaak gemes liat anaknya lucu banget
Fulan B : makasih tante/mba/om/bu, iya nih si dedek makin hari makin lucu.

(Syetan lagi di dalam percakapan, kemudian setelah pujian itu selesai esoknya si anak sakit demam atau apalah yang menimpanya)

Fulan A : anaknya sehat banget ya mom, saya iri kenapa anak saya gak bisa kayak anaknya momy.
Fulan B : hehehe bisa aja mom. Coba aja kasih vitamin biar sehat kayak anak saya.

(Munculnya syetan iri hati)

Dari banyak contoh diatas merupakan hal yang umum terjadi di kalangan masyarakat. Anaknya berprestasi di posting dan diberi komentar kagum dan kita menjadi sombong serta besar kepala, itulah A'in. Ada juga ciri-ciri anak terkena A'in seperti anak mudah sakit, sering menangis tanpa sebab, dan susah tidur. Penyakit ini bukan hanya diderita oleh anak-anak saja melainkan orang dewasa juga bisa terkena penyakit ini. Namun, tidak peka dalam hal ini. Nah, bagaimana cara menyikapinya atau mencegah penyakit ini terjadi kepada kita dan keluarga kita. Seperti contoh diskusi ini..

Fulan A : MasyaALLAH sehatnya kamu
Fulan B : alhamdulillah kesehatan ini selalu di jaga oleh Allah dan diberikan kesempatan untuk terus sehat.

(InsyaALLAH kesehatan kita semakin terjaga tanpa kita harus khawatir akan kesehatan kita)

Intinya, janganlah kita senang untuk dipuji atau dipuja oleh orang lain agar kita tidak kena penyakit sombong, iri hati, dan tidak mensyukuri apa yang sudah diberikan oleh Tuhan. Kecantikan, kesuksesan, kekayaan semua hanya milik sang pencipta dan kita hanya sekedar singgah di buminya ini. Tidaklah perlu kita sombongkan diri ini akan keberhasilan kita, anak kita, bahkan keluarga kita. Jika ada seseorang membicarakan kita atau memuji kita ingat bahwa Tuhan sedang menutupi jati diri kita, dan orang yang mengucapkan itu matanya sedang dikelabui oleh-Nya. Sehingga ia hanya melihat cantiknya saja. Saat ada yang berucap memuji kecantikan kita, kesuksesan kita, hanya satu yang dapat kita ucapkan bersykur kepada sang pencipta.


Semoga kita selalu dijadikan hamba-hamba yang penuh dengan rasa bersyukur dari melek mata hingga menutup mata malam hari. Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Rob'allamin ..
*Berhati-hatilah mulai dari sekarang*

Tidak ada komentar:

Harapan Terbesar yang Berkesan

Setiap manusia memiliki satu harapan, yang pasti tak selalu pada harta dan tahta melainkan sesuatu yang simpel seperti keberhasilan merai...